WUJUDKAN BANSOS TEPAT SASARAN, DESA KETANDAN GELAR MUSDESUS VERIFIKASI DAN VALIDASI DATA
KLATEN UTARA – Selasa(10/02/26) Pemerintah Desa Ketandan menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) dalam rangka Verifikasi dan Validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) serta Calon Penerima Bantuan Sosial. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Aula Balai Desa Ketandan pada Selasa, 10 Februari 2026.

Musyawarah ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh bantuan sosial, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, jatuh ke tangan yang benar-benar membutuhkan dan meminimalisir adanya data ganda atau salah sasaran.
Jalannya Musyawarah
Acara dihadiri oleh Kepala Desa Ketandan, Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT/RW, Tokoh Masyarakat, serta perwakilan dari Pendamping Desa.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ketandan menekankan pentingnya kejujuran dan objektivitas dalam melakukan verifikasi.
"Data kemiskinan itu dinamis. Ada yang sudah mandiri secara ekonomi, ada pula yang baru jatuh miskin. Melalui Musdesus ini, kita bedah bersama agar bantuan sosial tahun 2026 ini benar-benar akurat dan berkeadilan," tegasnya.
Poin Penting Hasil Verifikasi:
Berdasarkan hasil diskusi dan pencermatan data di tingkat RT/RW, terdapat beberapa poin utama yang disepakati:
-
Penghapusan Data: Mencoret penerima yang telah meninggal dunia, pindah domisili, atau sudah dianggap mampu secara ekonomi (graduasi mandiri).
-
Usulan Baru: Memasukkan warga yang memenuhi kriteria fakir miskin namun belum terdaftar dalam sistem.
-
Validasi NIK: Memastikan seluruh data calon penerima telah padan dengan data kependudukan terbaru.
Harapan Ke Depan
Ketua BPD Desa Ketandan menambahkan bahwa hasil dari Musdesus ini akan segera dituangkan dalam Berita Acara resmi untuk disahkan dan diteruskan ke Dinas Sosial Kabupaten guna pemutakhiran data tingkat nasional.
Dengan terlaksananya Musdesus ini, diharapkan masyarakat Desa Ketandan dapat merasakan transparansi dalam pengelolaan bantuan sosial, sehingga tercipta kondusifitas dan peningkatan kesejahteraan warga yang merata.

What's Your Reaction?




