PERKUAT KESIAPSIAGAAN BENCANA, RELAWAN LIMA KECAMATAN IKUTI PELATIHAN GABUNGAN DI UMBUL BESUKI
KLATEN - Senin(21/09/26) Dalam rangka meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana, relawan dari lima kecamatan di Kabupaten Klaten mengikuti Pelatihan Relawan Gabungan Antar Kecamatan Tahun 2026, yang dilaksanakan pada Senin, 21 September 2026, bertempat di Umbul Besuki, Kecamatan Polanharjo.
Kegiatan tersebut diikuti oleh relawan dari Kecamatan Polanharjo, Karanganom, Jatinom, Tulung, dan Klaten Utara. Dari Kecamatan Klaten Utara, kegiatan diikuti dengan penuh antusias oleh REKATA (Relawan Kecamatan Klaten Utara).

Pelatihan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan apel gelar pasukan dan peralatan kebencanaan. Setelah pembukaan, peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Tangguh Bencana, kemudian dilanjutkan dengan doa.
Dalam sambutannya, Camat Polanharjo, Drs. Moh. Prihadi, M.Si., menyampaikan pentingnya sinergi dan kesiapsiagaan para relawan dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di wilayah Kabupaten Klaten.
Selanjutnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna, S.H., C.N., memberikan pengarahan kepada seluruh peserta. Dalam arahannya, ditekankan pentingnya peningkatan kapasitas relawan, pemahaman prosedur keselamatan, serta kerja sama lintas wilayah dalam penanganan kebencanaan.

Sebagai bagian dari penguatan kerja sama antarkomunitas relawan, kegiatan juga dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).
Memasuki sesi pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi dan praktik kebencanaan dari BPBD Kabupaten Klaten. Materi yang diberikan meliputi safety briefing penggunaan chainsaw dalam penanggulangan bencana, penanganan laka air, serta praktik pendirian tenda darurat yang efektif dan berstandar.
Pada sesi berikutnya, peserta mendapatkan materi dari Damkar Kabupaten Klaten, antara lain mengenai penanganan kebakaran serta penanganan tawon vespa dan ular. Materi tersebut diberikan untuk membekali relawan agar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik ketika menghadapi situasi darurat di lapangan.
Antusiasme juga terlihat dari para relawan, khususnya REKATA Kecamatan Klaten Utara, yang aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Selain memperoleh pengetahuan baru, pelatihan ini menjadi kesempatan bagi para relawan untuk saling bertukar pengalaman, memperkuat komunikasi, dan membangun koordinasi lintas kecamatan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sarasehan penguatan kapasitas relawan dan evaluasi, sebagai ruang untuk membahas pengalaman, kendala, serta langkah penguatan ke depan dalam pelaksanaan tugas kebencanaan.

Melalui pelatihan gabungan ini, diharapkan kapasitas dan kesiapsiagaan relawan semakin meningkat sehingga mampu memberikan respons yang cepat, tepat, aman, dan terkoordinasi ketika terjadi bencana maupun kondisi kedaruratan di wilayah masing-masing.
Pungkasnya, sinergi antara BPBD, Damkar, pemerintah kecamatan, dan para relawan menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang tangguh menghadapi bencana. Semangat kebersamaan lintas kecamatan diharapkan terus terjaga sebagai kekuatan bersama dalam upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Klaten.

What's Your Reaction?




